Tidak semua barang membutuhkan jenis kendaraan angkutan yang sama. Pemilihan armada truk harus disesuaikan secara cermat dengan berat tonase, volume kubikasi, karakteristik muatan, serta kondisi akses jalan di lokasi tujuan.
Klasifikasi Truk Angkutan Barang
Berikut beberapa jenis truk yang paling umum digunakan dalam industri logistik dan ekspedisi:
1 Pick Up
Pick up merupakan kendaraan angkutan berukuran relatif kecil dan lincah. Sangat cocok untuk kebutuhan distribusi dalam kota, jalanan perkotaan yang padat, serta pengiriman barang retail dengan kuantitas terbatas.
2 Truk Engkel (CDE)
Colt Diesel Engkel (CDE) memiliki 4 roda dan umumnya digunakan untuk pengiriman kargo berbobot ringan hingga menengah. Keunggulan utamanya adalah kemudahan manuver di jalan sempit atau kawasan pemukiman yang melarang truk bertonase besar.
3 Truk CDD (Colt Diesel Double)
CDD dilengkapi 6 roda dengan kapasitas angkut dan volume yang jauh lebih besar dibanding engkel. Truk ini menjadi tulang punggung distribusi kargo antarkota berkapasitas sekitar 4 hingga 5 ton.
4 Truk Fuso
Fuso masuk ke dalam kategori truk kelas medium-heavy yang mampu mengangkut material industri, hasil pabrik, dan bahan bangunan. Kapasitas muatnya berkisar antara 8 hingga 10 ton tergantung spesifikasi sasis dan karoseri.
5 Truk Tronton
Tronton memiliki kapasitas angkut besar dengan konfigurasi 3 sumbu roda (10 roda). Armada ini menjadi andalan utama proyek konstruksi, manufaktur skala besar, dan pengiriman material berat lintas pulau/provinsi.
6 Truk Wingbox
Wingbox memiliki karoseri khusus dengan dinding samping yang dapat terbuka ke atas seperti sayap burung. Desain ini memungkinkan proses bongkar muat menggunakan forklift dilakukan secara cepat dari kedua sisi samping.
Pertimbangan Penting Sebelum Memilih Armada
- Kapasitas Berat (Tonase): Pastikan bobot barang tidak melebihi batas muatan maksimal (JBI/JBKI).
- Volume & Dimensi: Ukur panjang, lebar, dan tinggi barang agar muat secara presisi di dalam ruang kargo.
- Karakteristik Muatan: Tentukan apakah muatan memerlukan boks tertutup anti-hujan atau bak terbuka.
- Aksesibilitas Lokasi: Ketahui apakah lokasi penjemputan dan pengantaran dapat dilalui truk besar tanpa hambatan portal atau kabel rendah.
Kesimpulan
📌 Rekomendasi: Memilih jenis truk yang tepat adalah kunci utama efisiensi biaya dan keamanan kargo. Jangan hanya melihat kapasitas muat, tetapi selaraskan seluruh faktor logistik mulai dari gudang asal hingga pintu penerima.